AMPI adalah organisasi kemasyarakatan yang independent, didirikan dihadapan Notaris Cahya Suryana-Notaris Kota Bandung dengan akta no.6/2008, tanggal 17 Maret 2008 bertugas untuk melakukan:
ALIANSI MASYARAKAT PEMILIH INDONESIA
Latar Belakang
Memelihara semangat Reformasi dan Demokratisasi saat ini adalah suatu keharusan dan keniscayaan yang harus diarahkan demi kejayaan bangsa Indonesia dan demi menyelamatkan ajegnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Perubahan perundangan terutama dalam bidang politik, seperti UU Pemilu, UU Capres, dan UU yang berkaitan lainnya, telah diimplementasikan dan telah merubah paradigma sikap seluruh bangsa ini, sehingga terasa perubahan dimana-mana secara cepat sekali. Namun demikian, bangsa Indonesia, pada suatu sisi memiliki kebebasan yang seluas-luasnya dalam menyampaikan aspirasi politiknya, tetapi disisi lain, masih terasa adanya sekelopmpok masyarakat yang belum siap menerima kebebasan dan demokratisasi ini. Dalam kata lain kebebasan disatu sisi, tidak dibarengi dengan kesiapan masyarakatnya itu sendiri, karena pendidikan politik dimasyarakat tidak diimabangi dengan kemajuan perundangan itu sendiri.
Banyaknya partai-partai peserta Pemilu, muncul-munculnya figure-figure baru dalam bidang perpolitikan, telah menjadikan situasi menjadi kurang kondusif, sehingga masyarakatlah yang kemudian menjadi korban dari kebebasan itu sendiri.
Dalam menyikapi masalah itu pulalah, Aliansi Masyarakat Pemilih Indonesia (AMPI), berdiri untuk antara lain melaksanakan tugas :
1. Pendididkan Politik kepada Masyarakat, sehingga tumbuh kesadaran bagi setiap individu untuk memahami apa yang menjadi hak dan kewajibannnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara;
2. Membuka akses informasi yang seluas-luasnya kepada masyarakat mengenai Platform Partai, Program Partai, Para Calon baik untuk Legislatif maupun Eksekutif, sehingga masyarakat pemilih Indonesia dapat menenetukan pilihannya sesuai dengan pemahaman dan hati nuraninya secara tepat.
3. Meningkatkan harkat dan martabat masyarakat pemilih Indonesia, sehingga suara yang diberikan baik kepada para calon Legislative ataupun para calon Eksekutif, dapat memberikan nilai yang strategis, demi kelangsungan dan kemajuan serta kemaslahatan bangsa dan Negara RI.
Tujuan
Aliansi Masyarakat Pemilih Indonesia (AMPI), betujuan sebagai peran serta aktif masyakarat dalam turut serta mensukseskan penyelenggaran setiap Pemilihan Umum, Pemilihan Kepala Daerah dan Pemilihan Presiden, diseluruh wilayah Negara Kesatuan RI.
Aliansi Masyarakat Pemilih Indonesia (AMPI), bertujuan untuk membantu masyakarat memahami hak dan kewajibannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Aliansi Masyarakat Pemilih Indonesia (AMPI), bertujuan untuk pencerahan kepada Masyakarat bahwa Pemilu, Pilkada dan Pilpres adalah sarana untuk mentukan perubahan kedepan kearah yang lebih baik.
Azas
Pancasila
Sifat
Independen
Program Kerja
Melakukan Pendidilan dan komunikasi Politik kepada Masyarakat Pemilih Indonesia
Wilayah Kerja
Diseluruh wilayah Negara kesatuan Indonesia
Pembina/Penasehat
Kol.Inf.Purn. H. Sani Lupias Abdurachman
H.D.Sutisno
Ir. H. Hendarmin Ranadireksa
TB. Bhakti Sudjana, SH
Pengurus.
1. Ketua : Drs. Ali Syarief, MBA
2. Sekretaris : Drs. Musadad R Sa’id, MBA
3. Bendahara : Tedy Sugiharto
4. Anggota : H. Iwan Supriawan, SH
Drs. R. Moh. Fallah
Martin B. Chandra
Addy Kurniadi
Koordinator Aliansi Jawa Timur :
Mohamad Nadhir
Koodinator Aliansi Jawa Tengah
………………………………
Koordinator Aliansi Jakarta
Sonny Nataksumah,SH
Koordinator Aliansi Sulawesi Tenggara
DR. Yaninalayapraya
Koordinator Aliansi Lampung
Drs. Syarief Makhya, Msi
Koordinator Aliansi Riau
Zafrinaldi
Koordinator Aliansi Medan
Ir.H.Iwan Subrata
Koordinator Aliansi NTB
Gilang
Koordinator Aliansi Bali
I Made Sana
Koordinator Aliansi Sulawesi Utara
Sicilia S.Gerungan
Koordinator Aliansi Banten
Sonny Asgar
Koordinator Papua
Walhamri Wahid
Pemred Tabloid SUARA PAPUA
Mailto : alisa@bdg.centrin.net.id







4 comments
Comments feed for this article
February 19, 2008 at 7:44 am
Feisal Assegaf
Saat ini yang paling penting bagi rakyat adalah : memenuhi komitmentnya di saat masyarakat menaruh harapan kepada sosok kandidat yang dirasakan bakal memberi perubahan yang lebih baik dari kondisi sebelumnya.
Saya pribadi mengharapkan adanya upaya pemberdayaan terhadap Usaha Kecil Menengah yang saat ini kalah bersaing dengan Usaha Konglomerasi yang memiliki kapitalisasi yang besar dan network global.
Tanpa adanya regulasi yang jelas dan berpihak kepada UKM, niscaya golongan ini tidak akan pernah bisa berkembang dan tetap akan kecil.
Program ekonomi rakyat harus menjadi komitmen bersama bila kita ingin menciptakan lapangan kerja yang lebih luas lagi.
Di sektor telekomunikasi saja, belanja modal (CAPEX) operator telekomunikasi selular mencapai hampir 44 trilliun, yang mayoritas belanja tersebut larinya ke negara lain, karena industri penopang yang ada di Indonesia tidak mampu memenuhi kebutuhan operator. Akibatnya para supplier asinglah yang menikmati kondisi seperti ini.
Di sektor pertanian, para lulusan sarjana yang baru lulus tidak tertarik untuk terjun di Industri ini, karena tidak ada insentif yang menarik yang diberikan oleh pemerintah. Seandainya saja dibuat kebijakan yang menarik minat kaum muda seperti : jaminan hidup satu tahun, proteksi di bidang penemuan dan distribusi pemasaran, maka hal ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak muda untuk terjun ke Industri Pertanian.
Beberapa komoditi yang seharusnya bisa dikembangkan di Indonesia seperti singkong, beras, telur, daging, masih harus diimpor dari luar negeri. Solusinya adalah : benahi kebijakan di bidang ini kemudian konsisten untuk dijalankan dalam jangka panjang, Insya Allah hal ini bisa terwujud. Saya pribadi memiliki optimisme terhadap permasalahan yang ada di Indonesia. Kita pasti bisa membangun, asalkan kita juga memiliki amanah terhadap jabatan yang harus kita pertanggung jawabkan baik terhadap rakyat maupun diri sendiri.
Pilkada merupakan barometer bagi seseorang untuk menentukan kapasitas seseorang, apakah dia mampu memimpin dan menjalankan roda pemerintahan. Seorang pemimpin harus juga ditopang oleh para pelaksana / aparatur yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing.
Siapa pun yang terpilih hendaknya bisa menjadi agent of change bagi lingkungan sekitarnya sehingga bisa menjadi “orang yang paling baik adalah orang yang paling banyak memberi manfaat kepada masyarakat”.
Salam,
Feisal Assegaf
Praktisi dan Konsultan SDM
March 5, 2008 at 11:34 am
bibomedia.com
January 3, 2009 at 2:50 am
Walhamri Wahid
senang sekali saya menemukan situs AMPI, membaca visi misi dan tujuan yang di usung saya sangat tertarik dan sejalan dengan apa yang selama ini coba saya kampanyekan melalui tulisan – tulisan saya di media lokal Papua, apakah ada Koordinator AMPI di wilayah Papua, kalo ada siapa ya ? dan apakah terbuka kemungkinan untuk kami membentuk AMPI – Papua demi tersebarnya wacana demokrasi dan penegakan kedaulatan rakyat
Walhamri Wahid
Pemimpin Redaksi Tabloid SUARA PAPUA
HP. 081344503090
May 13, 2009 at 12:48 pm
Muhammad Subkhan
salam sejahtera jika memungkinkan saya ingin ikut bergabung sebagai koordinator Jateng…….semoga bisa memberikan konstribusi konstruktif bagi AMPI dimasa mendatang.
Dalam perilaku masyarakat Indoensia sangat sederhana untuk sekarang ini yaitu pemenuhan sandang,pangan, papan, dan hak menjalankan ibadah sesuai keyakinan dan keprcayaan agama masing-masing dengan damai dan aman.
AMPI; memiliki keberperanannya sangat uregn bagi pendidikan pemilih masyarakat Indonesia dalam menentukan pilihan-pilihan politik yang cerdas dan rasional serta bertanggung jawab. salah satu kunci yang oleh kolonial eropa, jepang dan Amerika Jawa Tengah adalah jantung eksistensi Republik Indoensia siapa menguasainya maka akan menguasai negeri ini. Untuk Jawa Tengah bisa menjadi pilot project program AMPI yang konrenhensif dan produktif bagi kehidupan berbangsa, bernegara, dan beragama.
terimaksih sebelumnya, mohon maaf atas kekurangan dan kekhilafan.
Wassakum,
SUBKHAN.
(HP: 081398742994)