(Bali Post)-
Ketua Dewan Syura DPP PKB Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menolak islah dengan Ketua Dewan Tanfidzh PKB Muhaimin Iskandar. Wacana islah menurut Gus Dur merupakan ide yang keblinger dan bentuk ketakutan dari Muhaimin yang juga keponakannya itu. Itu karena dia ketakutan, kata Gus Dur dalam dialog mingguan Kongkow Bareng Gus Dur di Jakarta, Sabtu (26/4) kemarin.

Gus Dur mengaku, islah sulit dilakukan karena kepercayaan dia kepada Muhaimin sudah terkikis. Karena itu, mantan pendiri dan deklarator PKB ini akan berpikir duakali untuk mempercayai kembali Muhaimin dalam jajaran elit pengurus PKB. Dari sejumlah pembisik yang berada dalam lingkarannya, Gur Dur mengatakan baru mengetahui sepak terjang dan perilaku dari Muhaimin.

Di tempat terpisah, Muhaimin Iskandar mengatakan masih membuka pintu islah dengan kubu Gus Dur. Untuk itu, dia berharap Gus Dur memenuhi undangan dari Muktamar Luar Biasa (MLB) yang digelarnya, meskipun dirinya tidak diundang Gus Dur dalam MLB yang juga digelar Gus Dur bersama pendukungnya. Menurut Muhaimin, dalam satu dua hari ini panitia mengurus undangan untuk Gus Dur. Dia berharap kubu Gus Dur semuanya datang pada MLB yang digelar MLB kubu Muhaimin di Hotel Mercure Ancol Jakarta pada 2-4 Mei 2008.

Soal klaim kubu Gus Dur yang menyatakan bahwa penyelenggaraan MLB yang sah hanya yang dilakukan kubu Gus Dur yang didukung Dewan Syura sebagai majelis partai tertinggi, Muhaimin menampiknya. Menurutnya, justru kubunya yang berhak karena didukung mayoritas cabang dengan 350 lebih surat dukungan dari cabang. Dia juga mengingatkan bahwa kedudukan Dewan Tanfidz dengan Dewan Syura sama karena Dewan Tanfidz merupakan pelaksana eksekutif PKB, sedangkan Dewan Syuro PKB merupakan legislatif.

Ditanya tentang MLB-nya yang berencana menggusur Gus Dur selaku Ketua Dewan Syura, Muhaimin tidak menjawab tegas. Saya nggak bisa bicarakan. Sepenuhnya terserah MLB, kata Muhaimin. (kmb4)