Kapolres Tunggu Bupati Bahas Kelancaran Pilgub

Tabanan (Bali Post) –
Walaupun masa kampanye dalam rangka pilgub Bali belum tiba, namun tiga pasangan calon makin gencar memasang baliho pada beberapa tempat strategis hingga ke pelosok desa di Tabanan. Namun di balik itu, beberapa gesekan kecil telah terjadi berupa perusakan sejumlah baliho pasangan cagub.

Seperti, Minggu (18/5) pagi kemarin, giliran baliho pasangan CBS-Suweta di Banjar Buruan Kaja, Buruan Penebel dirusak. Dua baliho berukuran besar yang terpasang di depan warung nasi Sari Asih itu diketahui rusak. Selain itu perusakan juga terjadi di Wangaya Gede.

Sebelumnya, baliho Win-Ap pada beberapa tempat juga dirusak oleh orang tidak dikenal. Rusaknya baliho CBS-Suweta sebenarnya bukan pertama kalinya. Sebelumnya di Marga dan Jalan Bypass juga telah dirusak orang tak dikenal. Baliho Win-Ap di Kukuh Marga beberapa hari lalu juga dirusak.

Kerusakan itu ada yang dilaporkan ke polisi, namun sebagian tidak dan langsung diganti oleh tim pemenangannya. Salah seorang tokoh masyarakat berharap menjelang pilgub tidak sampai terjadi friksi, sehubungan dengan makin intensifnya kegiatan pasangan calon yang akan bertarung di Pilgub Bali mendatang. Ia mengharapkan adanya situasi yang sehat dan aman. Ia menolak menuduh pihak tertentu dalam perusakan tiga baliho tersebut.

Terus Safari

Terkait aksi perusakan baliho tersebut Kapolres Tabanan AKBP Onto Cahyono berencana untuk membicarakan hal tersebut dengan Bupati Tabanan N. Adi Wiryatama dan jajaran Muspida Tabanan. Namun pihaknya belum bisa melaksanakannya karena masih menunggu bupati yang lagi ke Prancis. ”Tujuannya bagaimana agar situasi di Tabanan tetap aman dan kondusif pada perhelatan pilgub nanti,” harap Kapolres Cahyono.

Pihaknya juga terus bersafari keliling untuk memberikan imbauan kepada segenap masyarakat agar turut serta dalam menjaga keamanan daerah. Terkait adanya laporan perusakan baliho pasangan calon pada sejumlah tempat, Kapolres mengaku telah melakukan tindak lanjut. Namun dihindarkan agar jangan sampai terjadi persoalan baru akibat penanganan hukum.

Sementara itu Kepala Kantor Kesbanglinmas dan Satpol PP I Nyoman Gede Gunawan menyatakan pihaknya telah mengimbau agar tidak lagi terjadi perusakan atribut yang berhubungan dengan perhelatan politik tersebut. Pemasangan sejumlah atribut kata dia sudah menyampaikan permakluman padanya.

Ia mengharapkan kepada semua pihak untuk turut serta menjaga ketertiban. Jika keberatan dengan perusakan yang terjadi, Gunawan mempersilahkan untuk melapor kepada pihak berwajib. Namun ia tetap berharap agar tidak terjadi persoalan baru. (upi)