Laporan wartawan Kompas Kris R Mada
SIDOARJO, JUMAT- Pemilihan gubernur Jawa Timur putaran kedua diperkirakan akan berlangsung setelah Hari Raya Idul Fitri. Pemilihan akan kembali berbarengan dengan pemilihan wali kota di empat kota di Jawa Timur.

Anggota KPU Jawa Timur Arif Budiman mengatakan, pilgub berkemungkinan besar diikuti lima pasangan calon. Dengan jumlah itu, kemungkinan pilgub akan berlangsung dua putaran. Pasalnya,salah satu pasangan harus meraih minimal 30 persen suara sah untuk menang. “KPU berharap satu putaran. Tetapi, tetap diantisipasi dua putaran,” ujarnya di Sidoarjo, Jumat (30/5).

Jika harus dua putaran, maka putaran kedua akan diselenggarakan dua bulan setelah pemungutan suara putaran pertama. Pemungutan putaran pertama berlangsung pada 23 Juli 2008. Dengan demikian, dua bulan setelah itu adalah 23 September 2008. Namun, Hari Raya Idul Fitri jatuh pada 1 Oktober 2008 dan ada cuti. Dengan demikian, kemungkinan pemungutan suara putara kedua diselenggarakan setelah lebaran. Jika dilakukan pada Oktober, maka mungkin akan dibarengkan dengan pemungutan suara pemilihan wali kota di empat kota.

Pada Oktober nanti, warga Mojokerto, Madiun, Kediri, Probolinggo juga akan memilih wali kota masing-masing. Sesuai ketentuan, pemilihan kepala daerah tingkat dua yang berjarak kurang dari 30 hari dengan pemilihan kepala daerah tingkat satu harus diselenggarakan bersamaan.