Penulis : Muhammad Fauzi
JAKARTA–MI: Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengharapkan dukungan seluruh komponen masyarakat, agar sosialisasi Pemilu 2009 berjalan sesuai yang diharapkan.

Harapan itu disampaikan Ketua KPU Prof Abdul Hafiz Anshary AZ saat pencanangan Gerakan Nasional Sosialisasi Pemilu 2009 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, Jumat (6/6).

“Kesuksesan pemilu bukan hanya menjadi kepentingan KPU tetapi kepentingan seluruh bangsa Indonesia. Dukungan itu sebagai refleksi demokrasi Indonesia dapat diselenggarakan secara berkualitas dan dipercaya oleh masyarakat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Hadir dalam acara itu antara lain Menko Polhukam Widodo AS, Menkum HAM Andi Mattalatta, Mensesneg Hatta Rajasa, Mendagri Mardiyanto, Menlu Hassan Wirajuda, Menkominfo M.Nuh, Mendag Mari E Pangestu, Seskab Sudi Silalahi, Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Ashidiqie, Jaksa Agung Hendarman Supandji, Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, Kapolri Jenderal Sutanto, para gubernur, dan ketua serta anggota KPU provinsi seluruh Tanah Air.

Ketua KPU juga menyampaikan ketentuan baru pemilu, antara lain perubahan dalam memberikan suara pada 2009 yang semula mencoblos menjadi memberikan tanda satu kali.

Selain itu mengenai masa kampanye cukup panjang mulai 8 Juli 2008 hingga 2 April 2009 sebagai masa kampanye dan verifikasi parpol yang dijadwalkan pada awal tahapan berbarengan dengan tahap pendataan pemilih. (Faw/OL-01)