JAKARTA–MI: Lampu kuning untuk Partai Golkar. Calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung partai berlambang pohon beringin itu kalah lagi. Kemarin, calon yang diusung Partai Golkar kalah di Jawa Tengah.

Berdasarkan penghitungan cepat Lembaga Survei Indonesia (LSI) bekerja sama dengan Metro TV, pasangan Bibit Waluyo-Rustriningsih yang diusung PDIP memenangi pilkada Jawa Tengah (Jateng).

Pilkada Jateng diikuti sekitar 25.859.906 jiwa berdasarkan data pemilih tetap Komisi Pemilihan Umum Jateng. Bibit-Rusti meraih 42,3% suara. Perolehan suara pasangan dengan nomor urut empat itu jauh meninggalkan kandidat dari Partai Golkar.

Berdasarkan penghitungan LSI di 10 wilayah pemungutan suara, pasangan yang diusung Partai Golkar, yaitu Bambang Sadono dan Mohammad Adnan, hanya memperoleh 22,54% suara.

Jateng memang bukan lumbung suara Golkar. Wilayah itu basis PDIP. Pada Pemilu 1999, Golkar hanya meraih suara 13,3% dan PDIP 42,8%. Partai Golkar bangkit pada Pemilu 2004 dengan meraih 16% suara, sedangkan perolehan suara PDIP turun 10% jika dibandingkan dengan Pemilu 1999.

Pilkada Jateng itu merupakan kekalahan ke-21 Partai Golkar setelah kegagalan di daerah basis mereka seperti di NTT, Sumatra Utara, Jawa Barat, dan sejumlah daerah lainnya di Papua, Sulawesi, Kalimantan, Bangka Belitung, Lampung, serta Nanggroe Aceh Darussalam.

Kekalahan calon Golkar dalam pilkada itu sama sekali tidak menyurutkan tekad Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla meraih kemenangan pada Pemilu 2009. Ia ingin mengulangi kesuksesan Golkar pada 2004. Golkar keluar sebagai pemenang pada Pemilu 2004 dengan meraup 24.480.757 suara atau 21,58% sehingga menempatkan 128 wakil di DPR. (KN/*/Ant/P-1)