Penulis : Mahfud
JAKARTA–MI: Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla memuji kejelian partai lain dalam mendukung calon tertentu dalam Pilkada termasuk mengusung kader Golkar.

“Kita berterima kasih kepada parpol lain yang jeli melihat kader kita dan menang,” kata Kalla saat membuka Orientasi Fungsionaris DPP Partai Golkar Angkatan VII di Jakarta, Sabtu (28/6).

Orientasi berlangsung 28-30 Juni 2008 yang diikuti kader Partai Golkar seluruh Indonesia dan secara periodik terus dilaksanakan.

Kalla menyatakan orang mengira DPP yang menentukan calon dalam Pilkada.”Ada yang bilang bahwa DPP tentukan, padahal lebih banyak tentukan adalah dari bawah,” ujarnya.

Kalla mengakui muncul banyak kritikan akibat banyak calon Golkar yang tidak berhasil memenangkan Pilkada. “Kalau hasilnya kecil, itu yang perlu dievaluasi,” cetusnya.

Kalla menyatakan saat ini Partai Golkar tidak tergantung kepada siapapun sehingga hanya dengan tekad yang kuat untuk memenangkan Pemilu 2009.

“Kita tidak punya ketergantuangan dengan siapapun, tidak tergantung pada tokoh siapapun. Kita tergantung tekad yang kuat,” tegasnya.

Kalla menyatakan keberhasilan Partai Golkar hanya tergantung kader partai. ”Karena itu, peran kader yang militan dan dinamis diperlukan.”

Kondisi seperti itu, lanjut Kalla mengakibatkan semua partai memiliki kesempatan yang sama.

Adanya kesempatan yang sama tersebut tergambar dalam Pilkada yang hasilnya sulit diduga.Dia menyamakan Pilkada dengan Piala Eropa dengan hasil yang sulit diduga.

Sementara itu, Ketua DPP Golkar Bidang Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi Syamsul Muarif menyatakan akan menggandeng fungsionaris khusus, sebagai salah satu langkah memenangkan Pemilu 2009.

Fungsionaris khusus tersebut, ujar Syamsul adalah orang yang memiliki reputasi dan popularitas. Dia mencontohkan Tantowi Yahya, Peter Gontha, dan Sofyan Wanandi yang diharapkan menjadi fungsionaris khusus. (Fud/OL-2)