BANDARLAMPUNG, MINGGU – Partai Kebangkitan Bangsa pimpinan Muhaimin Iskandar menargetkan merebut 15 persen suara pada pemilu 2009. Target tersebut diupayakan tercapai melalui delapan persen kader dan pendukung setia partai, empat persen pendukung yang dibentuk dari penciptaan opini /informasi/logika, serta tiga persen dari pendukung pemula.

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) hasil Muktamar Semarang Muhaimin Iskandar, Minggu (6/7) sore pada acara pertemuan seluruh pengurus DPW, DPC, PAC, kader, serta kiai pengasuh pondok pesantren se-Lampung di kantor DPW PKB Lampung mengatakan, dukungan delapan persen suara setia diperoleh dari hasil pemilu 2004. Pada 2004, PKB hanya berhasil mendapatkan dukungan 11,5 juta suara .

Dari 11 persen perolehan suara tersebut, DPP PKB menyurvei sekitar delapan persen di antaranya merupakan pendukung setia dan konsisten untuk memilih PKB. “Kami harus bekerja keras melakukan pencitraan partai dengan informasi dan opini untuk bisa merekrut tiga persen suara sisanya,” ujar Muhaimin.

Melalui upaya tersebut, PKB menargetkan mampu menambah jumlah pendukung dari tiga persen menjadi tujuh persen. Sekitar empat persen merupakan pemilih yang direkrut dari hasil pencitraan partai dan opini, sisanya merupakan pemilih pemula yang belum digarap serius oleh kader-kader PKB.

Dalam pertemuan tersebut Muhaimin sekaligus melakukan konsolidasi, setiap kader PKB harus belajar dari pengalaman. Turunnya perolehan suara pada Pemilu 2004 dibandingkan Pemilu 1999 yaitu dari 13 juta suara menjadi 11,5 juta suara terjadi karena kader internal PKB selalu berkonflik.

Untuk itu, menjelang Pemilu 2009 Muhaimin mengajak kader PKB versi Muhaimin untuk meneruskan tradisi kultural NU. Yaitu dengan cara terus menerus melakukan doa bersama atau istighotsah untuk memperkuat kekuatan partai dan pendukung.

Selain itu, sebagai bentuk pencitraan, Muhaimin mengajak kader-kader PKB membenahi internal PKB melalui manajemen modern. Dengan demikian akan ada kader yang khusus mengurusi jemaah atau massa, serta akan ada kader yang mengurusi politik.

Pada kesempatan yang sama Sekjen PDD PKB Lukman Edy mengatakan, pemenangan 15 persen suara sangat berarti bagi PKB. Indonesia masih memiliki banyak masalah di bidang kenegaraan, pemerintahan, ekonomi, serta sosial kemasyarakatan. “PKB menargetkan, perolehan 15 persen suara harus menjadikan kader PKB yang nantinya duduk dalam pemerintahan harus bisa menjadi teladan dan contoh bagi partai lain. Negara ini sangat butuh pembaharuan dan perubahan,” ujar Lukman.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPW PKB Lampung Musa Zainuddin mengatakan, untuk bisa mendukung pencapaian target pemenangan pemilu 2009, DPW PKB Lampung akan melakukan pembenahan dan penataan internal partai untuk mewujudkan eksistensi partai. Yaitu dengan cara menegakkan aturan main, menata institusi, pelatihan kader, serta menata struktur partai pasca konflik.