Mangku Pastika: Ini Kemenangan Rakyat Bali
LEDAKAN rasa haru terpancar dari wajah calon gubernur Bali dari PDI Perjuangan, Made Mangku Pastika, saat duduk bersila di hadapan Padmasana Sekar Tunjung Center, sesaat setelah hasil hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia (LSI) memastikan keunggulannya dalam perolehan suara sementara Pilkada Bali.

Setelah mendengar hasil hitung cepat itu, Mangku Pastika didampingi istrinya, Ayu Putri, dan ketiga anaknya — Sandoz, Sari, dan Wira — bersama tim inti bergegas menuju Padmasana Sekar Tunjung Center untuk melakukan persembahyangan bersama.

Sejak Mangku Pastika menegaskan niatnya untuk terjun dalam Pilkada Bali, areal seputar Padmasana itu telah dipagari dan dijadikan semacam kawasan suci. Siang dan malam para bhakta dan sejumlah pemangku mengaturkan banten, bersembahyang serta membaca kekawin di kawasan itu. Tujuannya, mengalirkan vibrasi kejernihan kepada para anggota tim Mangku Pastika yang berkantor di bangunan berlantai dua di sebelah timur Padmasana.

‘Ini bukan kemenangan saya pribadi, tetapi ini kemenangan rakyat Bali,’ tegas Mangku Pastika menyinggung hasil hitung cepat beberapa lembaga yang menempatkan keunggulan pasangan Mangku Pastika-Puspayoga.

Mangku Pastika mengajak semua pihak yang selama proses pilkada mendukung kandidat-kandidat yang berbeda agar bersama-sama bersinergi kembali dan bersatu. Untuk itu, Mangku Pastika mengajak kandidat lain untuk bersama-sama menjaga keamanan yang sudah kondusif selama ini. ‘Saya juga akan meminta masukan kepada kandidat-kandidat lainnya untuk bersama-sama membangun Bali,’ ajak Mangku Pastika.

Dalam kesempatan itu, Mangku Pastika juga mengucapkan terima kasih mendalam kepada masyarakat Bali yang telah memberinya dukungan luar biasa dalam pilkada ini. Terlebih lagi masyarakat Bali telah menunjukkan kematangan politik yang tinggi hingga seluruh proses pilkada dapat berjalan dengan sejuk dan damai. ‘Saya sungguh terharu dan yakinlah bahwa saya tidak akan menyia-nyiakan amanat dan tanggung jawab ini,’ janjinya.

Berdasarkan hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia (LSI), pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur Bali dari PDI Perjuangan, Made Mangku Pastika – A.A.Ngurah Puspayoga, unggul atas dua pesaingnya. Mangku Pastika – Puspayoga meraih 56,40%. Disusul Cok Budi Suryawan – Nyoman Suweta (25,09%) dan I Gde Winasa – IGB Alit Putra (18,54%).

Mangku Pastika – Puspayoga unggul di Kabupaten Badung, Bangli, Buleleng, Denpasar, Klungkung dan Tabanan. Sementara untuk Karangasem dan Gianyar masih milik Cok. Budi Suryawan-Nyoman Suweta. Sedangkan Jembrana masih milik Winasa-Alit Putra.

Hasil yang tidak jauh berbeda dicatat Lembaga Survei Indonesia. Sampai pukul 14.00 wita, Mangku Pastika-Puspayoga meraih suara sebanyak 53,15%. Disusul Cok. Budi Suryawan-Nyoman Suweta 25,60% dan Winasa-Alit Putra (21,25%).

Sementara itu, berdasarkan hitung cepat yang dilakukan secara bersama-sama oleh beberapa lembaga lokal (LPIP, LIMAS, DPC GMNI Denpasar dan PA GMNI Bali), pasangan Mangku Pastika – Puspayoga juga unggul. Suara yang dicapai pasangan Mangku Pastika – Puspayoga sebesar 51,69%. Disusul Cok. Budi Suryawan-Nyoman Suweta (31,49%), Winasa – Alit Putra (16,04%). Hitung cepat dilakukan di 251 TPS yang berada di 211 desa, dengan margin error 4%.

Langkah selanjutnya, menurut Mangku Pastika, ia akan melakukan konsolidasi pemerintahan, masyarakat dan tokoh masyarakat. ‘Selain itu, saya bersama tim akan segera menjabarkan program prioritas konsep Bali Mandara, sehingga dapat dijadikan pedoman dalam membangun Bali,’ terang Mangku Pastika.

Menyinggung soal janji, Mangku Pastika mengatakan akan mem-break-down menjadi program-program nyata. Dan, janji yang sudah disampaikan selama kampanye, harus ditepati.

Usai khusyuk dalam doa, Mangku Pastika menerima percikan tirta dari seorang pemangku. Setelah itu keharuan di wajahnya perlahan hilang, yang tampak kemudian adalah cahaya keteguhan dan keberanian. Jenderal religius itu kini siap untuk mengemban satu lagi tugas sulit dalam hidupnya. (r/*)