TEMPO Interaktif, Jakarta:Mantan Panglima Komando Angkatan Darat Letnan Jenderal Prabowo Subianto resmi masuk partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)sejak Sabtu (12/7) lalu. “Saya sudah sampaikan pengunduran diri dari keanggotaan di partai Golkar,” katanya di Restoran Pulau Dua, Jakarta, Senin (14/7).

Dia menambahkan pengunduran diri itu disampaikan langsung kepada Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla di kediaman Wakil presiden. “Saya mundur dari kedudukan sebagai anggota dewan penasehat,” katanya.

Dia beralasan dirinya tidak bisa menyumbangkan pikiran dan tenaganya secara maksimal. Menurut dia, pertemuan yang berlangsung selama 1,5 jam itu berlangsung akrab. “Hubungan kami sangat baik,” katanya. “Dan akan terus membina silaturahmi dan kerjasama.”

Kepindahan ke Partai Gerindra, kata dia, miliki tujuan dan platfom sesuai dengan harapannya. “Partai ini ingin memperbaiki perekonomian kerakyatan sesuai dengan pasal 33 UUD 1945,” katanya.

Dia membantah kemundurannya itu karena ruang politiknya dibatasi di partai Golkar. “Bukan begitu, hanya saya tidak maksmimal,” ujarnya.

Namun kedudukan Prabowo di Partai Gerindra belum ditentukan. “Belum sampai disitu, saya kan baru masuk hari ini,”katanya, Tapi, tambahnya, Prabowo sudah diusung menjadi calon presiden. “Tapi saya akan lihat dulu, dukungan rakyat seperti apa, kalau signifikan tentunya itu merupakan amanah,” katanya.

Dia optimistis Partai Gerindra akan mendapat dukungan luas di masyarakat. “Kami tidak targetkan suara berapa, pasti sebanyak-banyaknya,” katanya. Karena, apa yang akan diperjuangkan merupakan nasib rakyat bawah.