Pilkada Jawa Timur

Penulis : Jonggi Pangihutan
JAKARTA–MI: Peluang putaran kedua pemilihan kepala daerah (pilkada) Jawa Timur (Jatim) sangat besar. Jika putaran kedua terlaksana, itu berarti bentuk kegagalan konsolidasi kaum Nadliyin.

Demikian diungkapkan pengamat politik Kacung Marijan, Rabu (23/7). Dia mengatakan putaran kedua bisa terjadi karena suara kaum Nadliyin pecah. Jika mereka solid, putaran kedua tidak perlu terjadi.

Di sisi lain, Kacung menilai suara untuk pasangan yang didukung PDIP dinilai solid. Itu terlihat dari presentase suara yang masuk dibandingkan pada pemilu yang lalu yang besarnya di kisaran 20%.

Ia memperkirakan jika putaran kedua terlaksana, jumlah pemilih yang menjadi golput pada putaran kedua akan lebih banyak. Sebab, pemilih dari partai yang kalah akan memilih menjadi golput.

Sementara itu, pasangan yang masuk ke putaran kedua akan berusaha sekuat tenaga memperebutkan suara dari partai yang calonnya kalah. Kunci kemenangan mereka jika berhasil menarik suara dari pemilih partai yang kalah. Menurutnya, peluang bagi setiap pasangan yang maju ke babak kedua sama besarnya. (Mhk/OL-03)