SEMARANG, RABU- Bangsa Indonesia yang saat ini tengah mengalami situasi perekonomian yang sulit, pada Pemilu 2009 membutuhkan sosok pemimpin yang cerdas, peka, dan memiliki hati nurani yang memihak pada rakyat, khususnya rakyat kecil dan miskin.

“Saat ini yang kita butuhkan adalah pemimpin yang cerdas dalam segala hal, bisa peka terhadap masalah-masalah yang muncul, jujur, memiliki hati nurani,” kata Drs. Suprayogi, M.Pd., dosen Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang (Unnes) di Semarang, Rabu (17/9).

Ia menambahkan, pemimpin yang dibutuhkan rakyat Indonesia pada Pemilu 2009 adalah pemimpin yang bisa memilah-milah antara mana itu yang menjadi hak dan kewajibannya sebagai pemimpin, serta mengerti tentang kebutuhan rakyatnya, terutama rakyat kecil.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Suseno, S.Pd., dosen Fakultas Bahasa dan Seni Unnes yang menyatakan, pada era kemerdekaan saat ini, yang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia adalah pemimpin yang bisa membenahi masalah-masalah yang masih membelenggu bangsa ini, terutama bagi rakyat kecil dan miskin yang bukan hanya dipusingkan oleh masalah ekonomi saja, tetapi juga masalah sosial lainnya.

Kedua dosen itu berpendapat, selain masalah ekonomi yang paling utama yang harus segera dibenahi juga tentang hak-hak rakyat yang kalau dilihat saat ini semakin terabaikan, seperti seringnya terjadi penggusuran pada rumah-rumah yang ditempati rakyat miskin hingga penggusuran pada pedagang kecil dengan alasan menempati di lokasi yang salah.

Dengan melihat keadaan di masyarakat yang tidak menentu seperti ini menurut mereka, akan membuat rakyat kecil dan miskin semakin tersingkirkan dan tidak berdaya.