Penulis : Dinny Mutiah
JAKARTA–MI: Salah satu pendiri Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra menyatakan siap maju menjadi calon presiden dalam pilpres 2009. Namun, ia tidak menutup kemungkinan untuk berkoalisi dengan partai lain untuk memuluskan jalannya. “Saya akan maju jadi presiden lewat PBB, bukan partai lain karena saya sebagai salah seorang pendiri PBB, kecuali jika ada koalisi dengan partai lain,” ujar Yusril di Jakarta, Minggu (16/11).

Mengenai kasus yang menimpanya terkait pengadaan biaya akses Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum), ia menganggap dirinya telah dizalimi karena ada pembentukan opini tidak berdasar. Ia mempersilakan jika ada pihak yang menganggap hal tersebut lebih sebagai kasus yang bernuansa politis daripada sebagai kasus hukum. Tapi, ia yakin rakyat cepat atau lambat akan mengetahui kebenarannya.

“Kasus ini seolah-olah saya dikerjai, dizalimi karena telah membentuk opini tidak berdasar. Tapi, saya yakin cepat atau lambat rakyat akan mengetahui,” ujarnya.

Ia menambahkan, PBB berencana akan mengajukan uji materil kepada Mahkamah Konstitusi terkait persyaratan Parliamentary Treshold yang ditetapkan dalam UU Pilpres. UU menyebutkan sebuah partai berhak mengajukan calon asalkan memenuhi kursi parlemen sebanyak 20% atau 25% perolehan suara nasional.

“Sebelum pemilu harus sudah diumumkan kapan Presiden akan sahkan itu. Selanjutnya, akan kami bawa ke MK untuk uji materil,” sahutnya. (*/OL-06)