Saya flash back ke Pilgub Jawa Barat yang lalu. SBY dan JK berpihak kepada calon-calon dari partainya sendiri. JK mendukung Danny Setiawan karena ex Golkar, dan SBY mendukung Iwan Sulanjana, karena ketua PD Jawa Barat. Walau akhirnya, yang keluar sebagai pemenang adalah Akhmad Heryawan dan Dede Yusuf. (Terserah anda menilainya seperti apa, atas dukungan tersebut)

Saya hanya ingin mengatakan bahwa didalam System Presidential;

Politik pencitraan sama sekali tidak mambawa hasil apa-apa!!!. Dukungan dari Presiden dan Wakil Presiden tak mambawa hasil apa2.

Politik uang, tidak berpengaruh apa-apa. Coba lihat pasangan Akhmad Heriyawan & Dede Yusuf, mereka adalah dana kampanyenya paling kecil. Prabowo jor joran menggalang massa dan dana kampanye yang paling besar. Kalah.

Partai Besar!. Baca Golkar, PDI-P dan Partai Demokrat (SBY pada Putaran Pertama), tidak sama sekali menjadi alat untuk dapat menggoalkan calonnya behasil.